All Posts in Category: Kesehatan Mata

Skrining Katarak Faktor Terbesar Karena Usia

Ingin Mencegah Katarak? Konsumsi Makanan Ini

Artikel seputar katarak mampu menyita perhatian pembaca. Selain penyakit yang serius, katarak bisa membuat penglihatan Anda menjadi kabur dan sulit mengenali warna. Untuk mencegahnya, Anda bisa mengonsumsi beberapa makanan berikut ini.

Lantas, bagaimana mencegahnya? Dilansir Step to Health, Jumat (26/1/2018), penyakit katarak bisa dicegah dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan. Makanan apa sajakah itu? Berikut ulasannya.

1. Jeruk

Tak hanya segar, buah ini punya manfaat baik bagi penglihatan. Kandungan vitamin C dan beta karoten dalam buah jeruk berfungsi sebagai antioksidan yang berperan dalam membantu melindungi sel dari efek stres oksidatif.

Hal itulah yang dapat mengoptimalkan proses regenerasi jaringan, terutama jaringan mata. Buah jeruk pun dipercaya dapat membantu mengurangi agresi yang disebabkan oleh sinar matahari dan racun.

2. Bayam

Terkenal sebagai sayuran yang dapat memberikan energi, bayam juga memiliki komponen aktioksidan dan antiinflamasi yang dapat melindungi kesehatan mata Anda.

Bayam juga mengandung asam folat, vitamin A dan seng, yang dapat memperkuat penglihatan sekaligus menghindari dari radikal bebas. Bayam menjadi salah satu sayuran yang dapat mencegah penyakit katarak.

 

3. Minyak Zaitun 

Minyak yang terkenal berasal dari timur tengah ini dipercaya dapat membantu menjaga organ penglihatan. Kandungan asam lemak esensial dan antioksidan dalam minyak ini dapat melindungi penglihatan sekaligus mencegah degenerasi lensa dan retina Anda.

Tak hanya itu, minyak zaitun juga dapat mengendalikan kolesterol.

4. Tepung Gandum

Bahan makanan ini mengandung banyak asam amino esensial dan vitamin E. Nutrisi yang terkandung dalam tepung gandum dipercaya dapat mengurangi degenerasi membran okular.

Selain itu, tepung gandum juga dapat mengurangi hilangnya protein pada lensa, sekaligus dapat menghentikan efek negatif dari racun dan sinar matahari.

5. Ikan Air Dingin

Ikan laut yang tinggal di perairan dingin umumnya memiliki asam lemak omega 3. Nutrisi ini berperan penting dalam melindungi mata Anda dari penyakit degenaratif dan penuaan dini pada sel.

Asam lemak omega 3 juga berperan dalam meningkatkan aliran darah, mengontrol kolestrol, dan mengurangi peradangan yang dapat mengganggu kesehatan penglihatan. Ikan laut yang dimaksud adalah tuna, sarden, salmon, dan teri.

6. Telur

Tak hanya lezat, telur ternyata mengandung lutein dan zeaxanthin. Kedua nutrisi tersebut dipercaya dapat melindungi mata terhadap degenerasi yang terjadi pada penuaan sel.

7. Teh hijau

Minuman ini memang dikenal punya banyak manfaat bagi tubuh. Teh hijau mengandung antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit mata, terutama yang disebabkan oleh radikal bebas.

Dengan minum teh hijau secara rutin, Anda dapat mengurangi dekomposisi dan kerusakan lensa.

 

Demikian tulisan “Ingin Mencegah Katarak? Konsumsi Makanan Ini”, semoga bermanfaat

sumber: Liputan6

Read More
penanagan pasca operasi katarak

Berikut Perawatan Pasca Operasi Yang Perlu Anda Ketahui

Operasi katarak adalah satu-satunya jalan untuk mengganti lensa mata yang keruh (katarak). Banyak masyarakat yang hanya fokus pada bagaimana operasinya saja. Padahal, perawatan setelah operasi-pun juga sangat perlu untuk diperhatikan.

Ada beberapa langkah pemulihan yang harus diperhatikan pasca operasi katarak. Pasien pun harus disiplin dalam melakukan segala perintah dan pantangan yang diberikan dokter mata. Apa sajakah itu? Yuk simak yang berikut ini.

Pada dasarnya, yang harus Anda lakukan setelah operasi katarak adalah beristirahat dan menghabiskan banyak waktu di rumah. Jika terpaksa bepergian (terlebih ke tempat berdebu) maka akan lebih baik jika Anda mengenakan kacamata hitam. Tujuannya agar mata tetap nyaman karena mata Anda untuk sementara waktu akan sangat peka terhadap cahaya. Pasca operasi katarak, Anda akan diberikan obat-obatan, seperti obat pereda nyeri dan obat tetes mata. Pastikan tangan Anda dalam keadaan bersih sebelum menggunakannya. Jangan lupa gunakan pelindung mata ketika tidur.

Yang tak boleh dilakukan

Beberapa hal yang biasa Anda lakukan sehari-hari mungkin untuk sementara tidak bisa dilakukan pasca operasi katarak, misalnya mengucek atau memegang mata, juga berenang atau spa. Hal ini untuk mencegah kontaminasi pada luka kecil yang ada pada mata Anda, yang disebabkan oleh operasi Katarak yang baru Anda lakukan. Juga hindari dulu make up pada bagian mata. Jangan mengemudikan mobil atau sepeda motor sementara waktu setelah operasi katarak.

Katarak sekunder

Pasca operasi katarak, terkadang penglihatan Anda bisa menjadi keruh kembali. Kondisi ini disebut kekeruhan kapsul posterior atau sering disebut katarak sekunder. Katarak sekunder terjadi ketika kapsul tempat lensa buatan mengalami penebalan dan menjadi keruh. Sinar yang masuk ke mata jadi terganggu dan penglihatan jadi menurun tajam. Terjadinya katarak sekunder pada pasien, berbeda-beda waktunya. Umumnya yang menjadi penyebab munculnya katarak sekunder ini adalah ada atau tidaknya penyakit lain pada pasien (Diabetes, dll), atau karena kualitas lensa yang tidak baik.

Untuk menangani Katarak sekunder, dokter spesialis mata akan melakukan tindakan Laser. Dalam prosedur ini, digunakan laser untuk membuat lubang di tengah kapsul agar cahaya masuk dengan baik.

Demikianlah tadi beberapa hal yang terjadi pasca operasi katarak. Jika Anda melakukan semua perintah dokter dan mematuhi segala pantangannya, mata Anda akan kembali pulih dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kalaupun terjadi katarak sekunder, para dokter dapat mengatasinya.

Read More
Konsumsi Suplemen Bisa Berujung pada Katarak

Konsumsi Suplemen Bisa Berujung pada Katarak

Di Indonesia, penyebab kebutaan nomor satu adalah katarak, disusul oleh kelainan refraksi dan glaukoma. Hal ini diungkapkan oleh dr Rita Polana, SpM dalam acara diskusi kesehatan mata yang digelar oleh RS Pondok Indah Group di Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Untuk DKI Jakarta saja, statistik menunjukkan bahwa 50 persen dari masyarakat telah terkena katarak pada usia 50 tahun-an, ujar Rita.

Katarak, menurut dr Iwan Soebijantoro, SpM seperti yang dikutip oleh Kompas.com 9 September 2017, sebetulnya tidak dapat dicegah atau diperlambat karena merupakan proses degeneratif.

Akan tetapi, Rita melihat bahwa kebanyakan kasus katarak dini di DKI Jakarta terjadi karena komplikasi obat, seperti suplemen dan obat-obat tulang, yang mengandung steroid.

“Ada beberapa suplemen yang mengandung steroid. Itu bisa bikin katarak dan tekanan bola mata meningkat yang berujung pada glaukoma,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia pun menyarankan untuk tidak mengonsumsi suplemen lebih dari tiga bulan. “Tiga bulan itu sudah berdampak, tapi metabolisme orang itu beda-beda ya,” katanya.

Daripada mengonsumsi suplemen, Rita lebih merekomendasikan mengonsumsi vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh secara langsung dari makanan.

“Kalau pasien sudah berusia 40 tahun atau lebih, kurangi karbohidrat dan perbanyak buah. Sebab, di usia tersebut, hormon pertumbuhan sudah menurun. Yang mati selnya 60 persen, yang diganti cuma 40 persen. Sayur dan buah itu mengandung vitamin yang dibutuhkan untuk mengganti sel,” katanya.

Selain itu, Rita juga berpesan untuk menggunakan topi dan kacamata hitam yang dapat menangkal sinar ultraviolet ketika berada di luar ruangan di atas pukul 10.00.

Jika Anda sudah menginjak usia 50 tahun, mulailah untuk memeriksakan mata ke dokter spesialis mata, terutama ketika gejala-gejala katarak mulai terlihat. Gejala-gejala tersebut, termasuk pandangan menjadi buram atau sinar terlihat pecah ketika malam sehingga sulit fokus.

 

http://sains.kompas.com/read/2017/10/07/190500523/hati-hati-konsumsi-suplemen-bisa-berujung-pada-katarak

Read More
ada apa dengan bola mata kita sebenarnya

Ada Apa dengan Bola Mata Kita?

  1. Sklera: Sklera adalah bagian putih mata yang mengelilingi kornea. Hal ini terdiri dari jaringan berserat, dan memberikan perlindungan kepada bagian dalam mata. Ini adalah jaringan yang biasa disebut putih mata.
  2. Kornea: Kornea adalah jaringan transparan di depan mata di mana cahaya yang datang dari sebuah benda masuk ke mata. Hal ini juga membantu dalam memfokuskan cahaya pada retina.
  3. Beranda Depan (Aqueous Humor): ini adalah cairan transparan bening yang mengisi ruang ruang antara kornea dan lensa mata. Ini juga memasok nutrisi dan oksigen ke bagian-bagian ini.
  4. Iris: Iris adalah cincin otot di bagian tengah mata, yang membantu dalam mengatur jumlah  cahaya yang memasuki mata dengan mengontrol ukuran pupil.
  5. Pupil: Ini adalah sebuah lubang di tengah iris dimana cahaya melewati dan jatuh pada lensa mata. Ukurannya dikontrol oleh iris.
  6. Lensa Mata: Lensa mata ini terletak tepat di belakang pupil. Ini membantu dalam memfokuskan cahaya pada retina. Lensa mata mampu mengubah bentuknya sehingga memungkinkan kita untuk melihat obyek dekat dan jauh.
  7. Otot siliari: ini adalah jaringan berbentuk cincin yang memegang dan mengontrol pergerakan lensa mata, dan karena itu, membantu dalam mengendalikan bentuk lensa.
  8. Humor vitreous: bertindak sebagai pengisi dan mencakup ruang antara lensa mata dan retina. Hal ini juga memberikan perlindungan kepada lensa. Itu membuat untuk sekitar dua-pertiga dari total volume mata, dan terutama terdiri dari air
  9. Retina: ini adalah membran bertanggung jawab untuk mengubah cahayayang jatuh di atasnya menjadi impuls listrik yang dapat dikirim ke otak. Retina mengandung sel fotoreseptor yang sensitif terhadap cahaya yang disebut batang dan kerucut. Batang membantu dalam visi hitam dan putih dan untuk melihat dalam cahaya redup, sedangkan kerucut membantu dalam penglihatan siang hari dan warna.
  10. Saraf optik: ini adalah bundel serat saraf yang berfungsi sebagai kabel yang menghubungkan mata ke otak. Saraf optik ini membantu dalam transmisi sinyal dari retina ke pusat visual otak.
  11. Spot kuning atau Makular: terletak di pusat retina, tempat ini kuning membantu dalam menyerap kelebihan cahaya yang memasuki mata. Makula adalah bertanggung jawab untuk penglihatan [embacaan kita, dan membantu kita untuk melihat obyek yang tepat di depan kita.
  12. Kelopak mata: Kelopak mata membantu dalam perlindungan dan pelumasan mata kita. Mereka juga membantu dalam mengendalikan jumlah cahaya yang jatuh ke mata kita.
  13. Otot Mata: Bola mata diadakan di tempatnya dengan bantuan beberapa otot mata. Otot-otot mata bertanggung jawab atas dan bawah, serta gerakan kiri dan kanan mata

 

Sumber: http://www.klinikmatautama.com/rahasia-di-balik-bola-mata-kita.html

Read More
Cara Menjaga Kesehatan Mata dengan Baik

Cara Menjaga Kesehatan Mata dengan Baik

Memiliki kondisi mata yang sehat adalah merupakan anugerah yang luar biasa dari Tuhan. Untuk itu jangan sampai Anda mengabaikan organ tubuh yang satu ini yang termasuk salah satu organ vital manusia. Ada beberapa cara menjaga kesehatan mata yang bisa dan mudah untuk Anda lakukan. Mulai dari masalah asupan nutrisi, factor kesehatan dan lainnya sangat perlu untuk diperhatikan. Jangan sampai setelah mata rusak baru kemudian Anda menyesal.

 

Berikut beberapa cara menjaga kesehatan mata dengan baik dan benar:

 

  • Konsumsi Aneka Macam Buah dan Sayuran

Buah-buahan dan sayuran segar sangat baik untuk kesehatan mata Anda. Wortel adalah salah satu makanan untuk mata yang kaya akan betakaroten. Wortel mengandung antioksidan yang sangat baik untuk menjaga agar mata tetap jernih.

 

  • Hindari Kebiasaan Menggunakan Produk Tetes Mata

Jangan menjadi orang yang kecanduan dengan produk tetes mata. Lakukan hanya disaat sangat butuh saja karena jika terlalu sering sangat tidak baik untuk bola mata Anda.

 

  • Istirahatkan Mata

Bukan hanya tubuh saja yang butuh istirahat namun mata juga. Istirahatkan setelah menggunakan kacamata, bekerja di depan komputer atau menggunakan lensa kontak. Biarkan mata bebas dari segala benda-benda yang membebani kinerjanya.

 

  • Jangan Membaca dalam Kegelapan

Jika Anda hobby membaca hindari membaca dalam suasana atau ruangan yang gelap gulita. Membaca di tempat terang adalah hal yang paling tepat.

Read More
Berbagai Informasi Mengenai Katarak

Pencegahan Katarak Sejak Dini

Pencegahan Katarak Sejak Dini

 

Katarak merupakan kondisi keruh di bagian lensa mata sehingga bisa mengaburkan bahkan menutup keseluruhan penglihatan. Meskipun penyakit ini umum terjadi, mengetahui cara pencegahan katarak sejak dini untuk menghindari penyakit yang mengganggu penglihatan tersebut. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mencegah katarak sejak dini:

 

1 Konsumsi makanan sehat

Cara yang paling penting untuk dilakukan dalam mencegah katarak adalah dengan memperhatikan makanan yang masuk dalam tubuh. Dalam hal ini, Anda sebaiknya selalu mengonsumsi makanan sehat terutama yang banyak mengandung vitamin A, antioksidan, vitamin C, beta karoten, serta vitamin E. Selain itu, kurangi asupan makanan dengan kandungan karbohidrat dan gula berlebih.

 

2 Lindungi mata dari paparan matahari

Cara pencegahan katarak selanjutnya adalah dengan melindungi mata dari paparan sinar matahari. Bila Anda bekerja atau beraktivitas di wilayah outdoor, Anda sebaiknya menggunakan kacamata sehingga sinar matahari tidak langsung terpapar ke mata. Atau, Anda juga bisa menggunakan topi.

 

3 Hindari alkohol

Banyak orang mungkin tidka mengetahui bahwa alkohol bisa mengabilkan seseorang terkena katarak. Jadi, salah satu cara untuk mencegah katarak, Anda bisa menghindari minuman beralkohol sedini mungkin.

 

4 Hindari obesitas

Obesitas atau memiliki berat badan berlebih pastinya tidak baik untuk kesehatan. Salah satu resiko bagi orang dengan obesitas adalah penyakit diabetes melitus yang mana penyakit ini menjadi salah satu penyebab katarak. Oleh karena itu, untuk mencegah katarak serta menjaga kesehatan secara menyeluruh, mengurangi berat badan dari obesitas pastinya penting untuk dilakukan. Dengan menjaga berat badan tetap ideal, hal ini bisa menjadi salah satu cara pencegahan katarak.

Read More
cara atasi mata panda

Cara Atasi “Mata Panda”

Memiliki wajah cantik dan sehat merupakan idaman semua wanita. Namun, penampilan bisa terganggu lantaran hadirnya kantong mata dan lingkaran hitam di bawah mata. Wajah pun terlihat lesu, kusam, dan tidak sehat.

Kantong mata dapat terlihat di bawah mata, berbentuk seperti gelembung. Pada mulanya gelembung tidak begitu terlihat, namun lama-kelamaan jika tidak ditangani kantong itu akan terlihat membesar dan menggelambir. Sementara lingkaran hitam pada mata biasa dikenal dengan istilah ‘mata panda’.

Penyebab Terjadinya Kantong Mata

  • Gaya hidup

Gaya hidup yang tidak sehat menjadi faktor munculnya kantong mata seperti kurang tidur, terlalu banyak mengonsumsi kafein, minuman keras dan tembakau.

  • Genetik

Faktor keturunan juga berpengaruh. Coba lihat orang tua Anda, jika mereka berkantong mata, maka kemungkinan besar hal itu bisa terjadi pula pada Anda.

  • Alergi

Kantong mata yang disertai pembengkakan, kemerahan dan gatal-gatal disebabkan oleh alergi misalnya pada unsur polusi.

  • Faktor usia

Kantong mata juga dapat terjadi karena faktor usia. Makin bertambahnya usia, struktur jaringan dan otot pendukung kelopak mata Anda akan melemah. Kulit mulai mengendur dan lemak yang biasanya berada di sekitar mata dapat pindah ke area di bawah mata.

  • Menangis

Menangis berlebihan dapat menyebabkan pembengkakan di sekitar mata. Selain itu emosi yang menyebabkan tangisan akan merangsang otak untuk mengirim lebih banyak aliran darah ke wajah dan mata. Terutama di bagian mata, akhirnya terjadi kantong mata.

  • Retensi cairan

Kebanyakan kantong mata dapat timbul karena retensi cairan, yaitu cairan yang menumpuk di jaringan tubuh termasuk di bawah mata. Setelah tidur berbaring semalaman, cairan menumpuk. Tapi seiring hari berjalan, kantong mata akan mereda dengan sendirinya. Retensi cairan juga dapat terjadi karena perubahan cuaca (misalnya panas, lembap), perubahan kadar hormon dan makan makanan yang tinggi kandungan garamnya.

Penyebab Terjadinya Lingkaran Hitam
Pada dasarnya penyebab munculnya lingkaran hitam hampir sama dengan proses timbulnya kantong mata, seperti gaya hidup yang tidak sehat, alergi, dan faktor genetik. Namun, ada hal lain yang dapat memicu terbentuknya lingkaran hitam.
Menggosok mata terlalu keras dapat menyebabkan area di bawah mata menjadi hitam
Seringnya terkena sinar matahari mendorong tubuh untuk memproduksi lebih banyak melanin, sebuah pigmen yang memberikan warna lebih gelap pada kulit.
Penipisan kulit dan hilangnya lemak serta kolagen dapat membuat pembuluh darah berwarna merah-kebiruan di bawah mata Anda terlihat lebih jelas sehingga menyebabkan lingkaran hitam.
Anemia atau kurang darah juga menjadi salah satu penyebab timbulnya lingkaran hitam pada bawah mata.
Langkah-langkah Penanganan
Cobalah beberapa langkah di bawah ini untuk mencerahkan mata Anda.

  • Terapkan gaya hidup sehat

Penanganan untuk kantong mata dan lingkaran hitam tidak membutuhkan banyak biaya seperti mengubah gaya hidup. Mulai sekarang cobalah untuk tidur delapan jam sehari. Kurangi konsumsi minuman keras dan kafein. Mereka juga bisa menyebabkan dehidrasi yang membuat lingkaran gelap makin terlihat. Jadi, jangan lupa untuk minum banyak air putih.

  • Kompres mata

Anda juga bisa mengurangi kantong mata dan lingkaran hitam dengan mengompres mata dengan irisan mentimun dingin atau bisa juga gunakan sendok kecil yang sudah didinginkan.

  • Sembunyikan dengan concealer

Penggunaan kosmetik seperti concealer pada bawah mata juga mampu menyembunyikannya. Oleskan concealer dengan warna satu tingkat lebih terang dari kulit Anda dapat membantu menyamarkan lingkaran hitam. Manfaat ganda, seperti melindungi kulit dari paparan sinar matahari, bisa Anda dapatkan jika memakai concealer dengan tingkat SPF 15 atau lebih tinggi. Jika kulit Anda cenderung berminyak dan berjerawat, gunakanlah concealer yang bebas minyak.

  • Penanganan medis

Selain itu, Anda juga bisa mengobatinya ke dokter kulit untuk melakukan perawatan laser dan penggunaan krim mata yang mengandung vitamin K. Dokter juga bisa melakukan suntik filler atau injectable filler untuk lingkaran hitam yang disebabkan oleh rusaknya jaringan pembuluh darah.

Jangan biarkan kantong mata dan lingkaran hitam merusak penampilan Anda. Jadikan diri Anda terlihat segar dengan menjalani pola hidup yang sehat.

 

Sumber: http://www.alodokter.com/mengatasi-lingkaran-hitam-dan-kantong-mata

Read More
3 teknik operasi katarak

Mengenali 3 Teknik Operasi Katarak

Teknik Operasi ECCE
(Extra Capsular Cataract Extraction)

1. Teknik operasi katarak konvensional
2. Lensa dikeluarkan melalui sayatan selebar 8-10mm
3. Diperlukan waktu penyembuhan dan pemulihan
yang lebih lama.

 

Teknik Operasi ICCE
(Intra Capsular Cataract Extraction)

Adalah pengangkatan dari seluruh lensa sebagai satu kesatuan. Setelah zonula dipisahkan, lensa diangkat dengan menggunakan cryoprobe yang diletakkan secara langsung pada kapsula lentis. Bedah beku berdasarkan pada pembekuan untuk mengangkat suatu lesi atau keabnormalitas. Prinsip bedah beku adalah logam dingin akan melekat pada benda yang lembab. Ketika cryoprobe diletakkan pada kapsula lentis, kapsul akan melekat pada probe, kemudian lensa diangkat secara lembut. ICCE sekarang jarang dilakukan.

 

Operasi Katarak Teknik Pachoemulsification

Operasi Katarak Teknik Pachoemulsification Motion saat ini adalah teknik yang paling canggih. Teknik ini adalah operasi menggunakan  insisi atau sayatan di kornea yang sangat kecil (kurang dari 3 mm), sehingga mempercepat penyembuhan pasien katarak.

“Kelebihan Operasi Katarak Teknik Pachoemulsification adalah sayatan yang relatif kecil, sehingga mempercepat penyembuhan pasca operasi pasien katarak” jelas dr. Danti Ayu Irawati, SpM.

“Tindakan ini juga dilakukan lebih cepat, kurang lebih 15 menit, setelah itu pasien bisa beraktifitas lagi” imbuh Dokter Danti dalam video berdurasi 2 menit ini. Dengan teknik ini juga mengurangi rasa nyeri, rasa ngganjel, keluhan mata merah pasca operasi katarak.

Dengan metode ini operasi katarak tidak lagi menjadi momok bagi pasien penderita katarak, dengan berbagai kelabihan tersebut tentunya.

 

Read More
kumpulan masalah kesehatan mata

Berbagai Kumpulan Masalah Kesehatan Mata

Berbagai Kumpulan Masalah Kesehatan Mata

Mata adalah organ yang sangat penting dan fungsinya tidak akan bisa digantikan oleh bagian tubuh lainnya pada manusia. Berikut ini ada beberapa kumpulan masalah kesehatan mata yang sangat sering terjadi pada manusia. Diharapkan setelah mengetahui informasi tersebut bisa membuat Anda semakin menghargai betapa pentingnya memiliki kondisi mata yang sehat dan sempurna.

Berikut berbagai kumpulan masalah kesehatan mata yang perlu untuk Anda ketahui:

• Glukoma
Pada akhirnya pasien dengan penyakit glukoma akan mengalami gangguan pada pengelihatannya dan menjadi buta secara permanent. Pada awal terjadi, penyakit ini hampir tidak menunjukkan gejala apapun sehingga terkadang pasien sering tidak sadar.

• Katarak
Penyakit mata ini cukup sering ditemui. Penyakit ini adalah seperti lensa pada mata yang berbentuk seperti awan berwarna putih. Katarak merupakan ketidakmampuan lensa mata untuk mempertahankan kejernihannya karena usia. Dengan menjalani pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan dini saat memasuki usia 50 tahun, kita dapat memperlambat, bukan untuk menghindari terjadinya kondisi tersebut.

Diibaratkan seperti uban yang mulai tumbuh di kepala, semua manusia pasti akan mengalami katarak. Sama seperti uban, kita tidak akan pernah tahu kapan katarak itu ada di diri kita.

Bahkan angka kebutaan di Indonesia sangat tinggi, menurut sebuah rumus dari ahli mata menyebutkan setiap 1,5 % dari 1 juta penduduk mengalami kebutaan dimana 0,78% diantaranya adalah disebabkan katarak. Berarti ada 7800 orang buta disebabkan katarak pada setiap 1 juta penduduk, oleh karena itu menjadi salah satu landasan berdirinya Klinik Mata Utama.

Perlu pembaca ketahui bahwa kemampuan dokter saat ini hanya bisa menangani 400 pasien per satu juta penduduk.

• Belekan
Biasanya penyebabnya adalah virus yang menyebabkan keluarnya kotoran dari dalam mata berwarna kuning kehijauan. Mata menjadi merah dan pedih. Pengobatan diperlukan namun tidak butuh antibiotic.

• Pink eye
Ini adalah penyakit mata yang disebabkan karena masalah alergi. Peradangan yang terjadi bisa sampai merusak kornea sang penderita.

• Hordeolum (bintitian/stye)

merupakan benjolan merah, terasa nyeri dibagian ujung kelopak mata yang terlihat seperti bisul atau jerawat. Penyebabnya adalah sumbatan kelenjar minyak pada kelopak, yag kemudian terinfeksi mikroorganisme (umumnya oleh Staphylococcus) yang berasal dari tangan atau sekitar kulit wajah yang terkontaminasi. Tatalaksana meliputi kompres hangat, pemberian antibiotik dan antiradang oles pada kelopak sampai insisi kuretase bila dirasakan perlu.

Beberapa kumpulan masalah kesehatan mata diatas harus langsung ditangani oleh paramedic yang terkait. Pengobatan harus dilakukan langsung oleh dokter spesialis mata yang memang kompeten di bidangnya.

Read More

Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya

Mata merupakan salah satu sistem indera yang dimiliki tubuh kita. Mata berfungsi jika mendapat bantuan cahaya, oleh karena itu, mata sering disebut organ optimal yang mendeteksi cahaya dan termasuk salah satu alat optik alami.
Organ ini berfungsi sebagai indera penglihatan. Kita dapat melihat benda, membedakan gelap terang, membedakan warna, dan lain sebagainya karena ditunjang oleh peran mata. Adapun untuk menjalankan perannya ini, mata ternyata ditunjang oleh beberapa bagian vital yang memiliki fungsinya masing-masing. Apa saja bagian bagian mata dan fungsinya itu? Untuk tahu jawabannya, simaklah uraian berikut ini lengkap dengan gambarnya!

Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya

Sedikitnya ada 17 bagian pada mata yang berperan penting dalam mekanisme penglihatan. Ketujuh belas bagian-bagian mata dan fungsinya tersebut antara lain seperti ditunjukan gambar bagian-bagian mata berikut ini.

1. Kornea

Kornea (korneos) adalah bagian mata yang terletak di lapisan paling luar. Bagian ini berupa selaput bening yang bersifat tembus pandang (transparan). Sifat kornea ini membuat cahaya dapat masuk ke dalam sel-sel penerima cahaya di bagian dalam bola mata. Selain berfungsi melindungi mata dari benda-benda asing dari luar, kornea juga berfungsi dalam melakukan refraksi di lensa mata.

2. Iris

Iris adalah bagian mata yang berfungsi mengatur besar kecilnya pupil. Bagian ini jugalah yang memberi warna pada mata. Sebagai contoh, orang Asia memiliki mata dengan warna hitam hingga coklat, orang Eropa memiliki mata berwarna biru hingga hijau, dan lain sebagainya.

3. Pupil

Pupil adalah bagian mata yang berupa sebuah lubang kecil yang berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk ke bola mata. Besar kecilnya pupil diatur oleh iris. Ketika cahaya yang datang terlalu terang, pupil akan mengecil. Sedangkan saat cahaya yang datang terlalu redup, pupil akan membesar. Mekanisme kerja pupil ini membentu mata agar dapat menerima cahaya dalam jumlah tepat.

4. Retina

Retina adalah bagian mata berupa lapisan tipis sel yang terletak di bagian belakang bola mata. Bagian ini berfungsi menangkap bayangan yang dibentuk lensa mata kemudian mengubahnya menyadi sinyal syaraf. Retina merupakan bagian mata yang sangat sensitif cahaya karena ia memiliki 2 sel fotoreseptor, yaitu rods dan cones.

5. Lensa mata

Lensa mata adalah bagian mata yang berfungsi membentuk sebuah gambar. Gambar yang dibentuk lensa mata kemudian diteruskan untuk kemudian diterima retina. Lensa mata dapat menipis atau menebal sesuai dengan jarak mata dengan benda yang dilihatnya. Saat jarak benda terlalu dekat, lensa mata akan menipis, sedangkan saat jarak benda terlalu jauh, lensa mata akan menebal.

6. Akomodasi otot

Mekanisme menebal dan menipisnya lensa mata dapat terjadi akibat adanya fungsi akomodasi otot lensa. Otot ini bekerja mendorong dan menarik lensa mata sehingga dapat menebal dan menipis.

7. Bintik kuning

Bintik kuning adalah bagian mata yang paling sensitif terhadap cahaya. Saat bayangan benda jatuh pada bagian mata ini, benda tersebut akan sangat terlihat jelas, sementara jika bayangan benda jatuh sebelum atau sesudah bintik kuning, maka benda tersebut tidak terlihat jelas (lamur).

8. Bintik buta

Bintik buta atau blind spot adalah bagian mata yang tidak sensitif terhadap cahaya. Jika bayangan benda jatuh tepat pada bagian ini, maka benda tidak dapat terlihat oleh mata.

9. Syaraf optik

Syaraf optik adalah bagian mata yang berfungsi meneruskan informasi bayangan benda yang diterima retina menuji otak. Melalui saraf inilah sebetulnya kita dapat menentukan bagaimana bentuk suatu benda yang kita lihat. Jika syaraf optik ini rusak, itu berarti kita tidak dapat melihat alias buta.

10. Aqueous humor

Aqueus humor adalah cairan yang menyerupai plasma berlendir transparandengan konsentrasi protein yang rendah. Aqueous humor diproduksi oleh silia tubuh dan berfungsi sebagai struktur pendukung lensa.

12. Vitreous humor

Vitreous humor atau juga disebut badan vitreous adalah semacam gel yang berfungsi mengisi ruang antara retina dan lensa.

13. Sklera

Sklera adalah bagian dinding putih mata. Bagian ini memiliki ketebalan rata-rata sekitar 1 mm, akan tetapi ia juga dapat menebal hingga 3 mm karena adanya otot irensi.

Selain ke 13 bagian-bagian mata dan fungsinya di atas, bagian luar mata juga dilindungi beberapa organ, di antaranya:

14. Bulu mata

Bulu mata berfungsi untuk menjaga mata dari masuknya benda-benda asing berukuran kecil seperti debu atau pasir.

15. Alis

Alis berfungsi menahan air keringat atau air yang jatuh dari kening (dahi) agar tidak masuk ke dalam mata. Beberapa orang mencukur alisnya, padahal secara logika mencukur alis sebetulnya tidak baik.

16. Kelopak mata

Kelopak mata berfungsi untuk menjaga bola mata dari masuknya benda asing dari luar mata seperti debu, goresan, pasir, atau asap. Selain itu, bagian mata ini juga berfungsi untuk menyapu bola mata dengan cairan dan mengatur jumlah cahaya yang masuk menuju mata. Fungsi-fungsi dari kelopak mata ini ditunjang oleh mekanisme buka tutup (berkedip) oleh otot kelopak.

17. Kelenjar lakrima

Kelenjar lakrima atau kelenjar air mata adalah bagian mata yang berfungsi menghasilkan air mata. Air mata bermanfaat untuk melembabkan mata, membersihkan mata dari debu, serta mematikan kuman yang masuk ke mata.

Demikian tulisan kami tentang “bagian-bagian mata dan fungsinya”, semoga bermanfaat.
Sumber : Ebiologi
Read More