Mengenal lensa mata

Mengenal Lensa Mata

Pembaca yang berbahagia, pada kesempatan ini kita mencoba untuk memahami salah satu organ yang sangat vital dalam tubuh salah satunya yaitu mata yang selalu kita gunakan untuk melihat berbagai keindahan alam ciptaan Allah. Berikut ada beberapa pengertian yang kita ambil sebagai referensi

  1. Lensa mata atau biasa disebut kristalin adalah bagian mata yang terletak di belakang pupil mata yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya ke retina. Lensa didukung oleh otot yang disebut muskulus siliaris (otot daging yang melingkar). Apabila otot ini berkontraksi akan terjadi perubahan ukuran lensa. Kemampuan lensa mata ini dinamakan daya akomodasi. Ruangan di antara lensa dan kornea berisi cairan encer yang disebut aqueous humor. Di bagian bola mata berisi cairan kental dan transparan yang menyebabkan bola mata menjadi kukuh. Cairan ini disebut vitreous humor. Jika terlalu banyak cairan dalam mata, akan terjadi gangguan yang disebut glaukoma. Penyakit ini menimbulkan kebutaan jika tidak segera diobati. (wikipedia)
  2. Lensa adalah suatu struktur bikonveks, avaskular tak berwarna dan transparan. Tebal sekitar 4 mm dan diameternya 10 mm. Dibelakang iris lensa digantung oleh zonula ( zonula Zinnii) yang menghubungkannya dengan korpus siliare. Disebelah anterior lensa terdapat humor aquaeus dan disebelah posterior terdapat vitreus. Lensa terdiri dari enam puluh lima persen air, 35% protein, dan sedikit sekali mineral yang biasa ada di jaringan tubuh lainnya. Kandungan kalium lebih tinggi di lensa daripada di kebanyakan jaringan lain. Asam askorbat dan glutation terdapat dalam bentuk teroksidasi maupun tereduksi. Tidak ada serat nyeri, pembuluh darah ataupun saraf di lensa (INSPIRASI, No.XIV Edisi Oktober 2011)

 

Selain Lensa ada istilah lain yaitu Kapsul Lensa yang artinya adalah suatu membran semipermeabel yang dapat dilewati air dan elektrolit. Disebelah depan terdapat selapis epitel subkapsular. Nukleus lensa lebih keras daripada korteksnya. Sesuai dengan bertambahnya usia, serat-serat lamelar subepitel terus diproduksi, sehingga lensa lama-kelamaan menjadi kurang elastic.

Demikian sedikit ulasan terkait dengan lensa mata, semoga bermanfaat dan terus mensyukuri nikmat yang telah diberikan kepada kitasemua, jangan lupa kunjungi terus Yayasan Katarak Peduli, dan bantu share jika bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *