operasi katarak kelopak mata

Bikin Kelopak Mata untuk Hafizh

Muhammad Hafizh Ahza Ibad, bocah pemilik tanda lahir sebagian di wajah ( giant hairy

kembali masuk kamar operasi RSAL dr Ramelan kemarin (3/10). Dengan didampingi sang ayah, Serda Mustiamin, bocah berusia dua tahun itu harus menjalani pembuatan kelopak mata baru.

Kemarin ketika tim dokter membaringkannya di ranjang, tangisnya langsung pecah. Namun, Mustiamin berupaya menenangkannya. Operasi itu perlu dilakukan lagi karena kulit di pipinya mengalami pengerutan. Akibatnya, kelopak mata kiri bagian bawah tertarik.

Dampaknya, Hafizh tidak dapat menutup mata kirinya dengan sempurna

Sebab, kelopak mata bagian bawahnya tertarik keluar. Untuk menangani hal tersebut, tim dokter lantas melakukan tindakan.

Kulit mengalami kontraksi, akibatnya ikut tertarik,” ujar dr Bambang Wicaksono SpBP-RE, dokter yang menangani Hafizh.

Hal itu, lanjut dia, merupakan sifat normal dari kulit graft. Sebelumnya, dokter mengambil kulit paha Hafizh, lalu dipasangkan di pipi bocah berusia dua tahun tersebut. Karena itu, Bambang melakukan operasi untuk mem be rikan kelonggaran pada bagian yang mengerut tersebut.

Operasi kemarin dilakukan dengan membuat sayatan sepanjang 2 cm pada kelopak mata kiri bagian bawah. Tujuannya, memasangkan kulit baru dengan kulit asli. Tindakan tersebut lantas menghasilkan celah selebar 0,5 cm. Celah itulah yang kemudian ditutup dengan kulit baru. Bambang mengambilnya dari lipatan paha kiri Hafizh. Untuk menghindarkan kontraksi berulang, Bambang menutup mata kiri Hafizh. Sementara matanya ditutup sampai tempelan kulit menyatu sempurna,” ujarnya.

Meski demikian, Bambang optimistis kontraksi tidak akan terjadi kembali. Menurut dia, setelah tindakan penambahan kulit, kontraksi jarang terulang kembali.

Karena hanya tindakan sederhana, operasi pun tidak berlangsung lama. Dalam waktu sejam saja, Bambang dan tim sudah tuntas membuatkan kelopak bawah baru untuk Hafizh. Sementara itu, bagian kulit paha yang diambil hanya dijahit.

Dengan tindakan tersebut, Hafizh diharapkan bisa kembali pulih dalam waktu seminggu. Dalam kurun waktu itu, Bambang memprediksi bahwa kulit tambahan sudah menyatu sempurna. Namun, selama seminggu itu pula, mata kiri Hafizh harus tertutup sementara.

Bambang menjelaskan, perkembangan Hafizh bagus. Apalagi, kulit baru yang dipasangkan di bagian telinga dan pipi sudah sama rata. Kulit baru di bagian hidung dan pipi masih mengalami beda ketinggian. Itu nanti tinggal dirapikan di akhir, setelah mantap semua,” terangnya.

Sementara itu, adanya rambutrambut halus di bagian kulit baru Hafizh, Bambang memastikan bahwa hal tersebut hanya sisa dari kondisi sebelumnya. Memang, kulit graft terdapat bulu-bulu halus yang tumbuh. Meski demikian, Bambang menjamin rambut tebal yang dulu sempat tumbuh di wajah Hafizh tidak akan ada lagi.

Sumber: Jawapos 4 Oktober 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *